Belasan Remaja Rejang Lebong Ikuti Kelas Belajar Menulis

RMOLBengkulu – Belasan remaja dari kalangan pelajar, mahasiswa dan umum mengikuti Kelas Belajar Menulis dan Desain Grafis yang digelar oleh penggiat media di Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan itu digagas oleh Aji Asmuni dan Muhammad Antoni penggiat media di Kabupaten Rejang Lebong, dimana kelas belajar itu mereka gelar secara gratis bagi para peserta.

“Ada 18 peserta yang mengikuti Kelas Belajar Menulis dan Desain Grafis ini, kegiatan ini turut didukung oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bengkulu,” kata Aji Asmuni kepada RMOLBengkulu, Sabtu (7/9).

Kelas belajar yang dilangsungkan di Umea’ Meno’o yakni rumah adat Suku Rejang di Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang itu dilakukan secara sederhana dengan duduk lesehan di kolong rumah panggung, dimana kegiatan itu juga turut di isi oleh Arie Saputra perwakilan AJI Kota Bengkulu yang juga seorang jurnalis.

Dia menjelaskan, digelarnya kelas belajar yang dilakukan secara swadaya itu bertujuan untuk memberikan pendidikan seputar jurnalisme mengingat di era Milenial ini banyak perubahan yang mewarnai masyarakat khususnya ditataran komunikasi dan informasi, dimana informasi tak melulu dihasilkan oleh praktisi pers atau media karena setiap orang berhak menerima dan mengelola informasi.

Selengkapnya..

Puluhan Jurnalis Bengkulu Berlatih Cek Fakta bersama Google

Bengkulutoday.com – Sebanyak 30 jurnalis di Provinsi Bengkulu mengikuti pelatihan verifikasi fakta secara online dan keamanan digital yang difasilitasi oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Google News Initiative dan Internews, Sabtu, 3 Agustus 2019.

“Melawan hoaks tidak cukup dengan literasi. Jurnalis juga perlu dibekali pengetahuan teknologi,” ujar Ketua AJI Bengkulu Harry Siswoyo dalam sambutannya di Grage Horizon.

Pelatihan verifikasi fakta secara online ini menjadi program AJI secara nasional di seluruh Indonesia bersama Google News Initiative sejak tahun 2018. Target besar dari program ini adalah membentuk 3.000 fact checker di seluruh Indonesia guna menangkal sebaran hoaks dan informasi palsu di internet.

Selengkapnya..

30 jurnalis Bengkulu dibekali pelatihan cegah hoax dari Google

Bengkulu (ANTARA) – Sebanyak 30 orang jurnalis di Bengkulu Sabtu pagi (3/8) mendapat pelatihan menangkal isu hoax yang beredar di media sosial oleh Google. Pelatihan bertajuk google news initiative network ini bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan Internews.

Ketua AJI Bengkulu Harry Siswoyo mengatakan, pelatihan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen AJI Indonesia untuk meningkatkan kapasitas para jurnalis di tengah semakin membanjirnya informasi saat ini.

“Publik hari ini dibanjiri dengan informasi. Untuk itu para jurnalis harus dibekali dengan ilmu yang lebih lanjut untuk melacak informasi-informasi palsu atau hoax,” katanya di Bengkulu, Sabtu.

Selengkapnya..

AJI Bengkulu Ajak Jurnalis Cerdas Dalam Memverifikasi Fakta Secara Online

RBO, BENGKULU – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bengkulu memberikan bekal ilmu bagi 30 orang jurnalis di Provinsi Bengkulu untuk mengikuti pelatihan verifikasi fakta secara online dan keamanan digital, Google News Initiative dan Internews. Pelatihan ini, berlangsung dari tanggal 3 sampai 4 Agustus 2019, bertempat di Hotel Grage .

Ketua AJI Bengkulu, Harry Siswoyo mengatakan, untuk melawan hoaks, tidak cukup dengan literasi atau hanya membaca saja. Melainkan, jurnalis juga harus dibekali pengetahuan tentang teknologi. “Pelatihan verifikasi fakta secara online ini, memang merupakan program AJI secara nasional di seluruh Indonesia bersama Google News Initiative sejak tahun 2018. Target besar program ini, membentuk 3000 fact checker di seluruh Indonesia guna menangkal sebaran hoaks dan informasi palsu di internet,” kata Harry pada jurnalis, kemarin.

Selengkapnya..

Aklamasi, Harry Siswoyo Pimpin AJI Bengkulu

Konferta II AJI Bengkulu memutuskan Harry Siswoyo, kontributor VIVA.co.id dan Ricky Jenihansen sebagai Ketua dan Sekretaris AJI Bengkulu untuk periode 2019-2022.

Harry dan Ricky terpilih secara aklamasi dalam Konferta, Sabtu (13/7) dan dihadiri 9 orang dari total 15 anggota. Ketua terpilih, Harry mengatakan, tugas kepengurusan AJI Bengkulu kedepannya semakin berat seiring dengan tantangan jurnalistik yang semakin berkembang.

“Aji Bengkulu berkomitmen tetap bekerja pada koridor yang ditetapkan,” kata Harry.

Selengkapnya…

Doa dan Harapan Jurnalis Bengkulu untuk Prabangsa

Liputan6.com, Bengkulu – Sebanyak 22 orang Jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Muda Bengkulu (AJMB) menggelar aksi protes pemberian remisi kepada Nyoman Susrama yang divonis seumur hidup atas kasus pembunuhan wartawan Radar Bali, Anak Agung Ngurah Bagus Narendra Prabangsa tahun 2009 lalu.

Jurnalis yang hadir merupakan gabungan Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), dan Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Bengkulu.

Doa bersama pun digelar di kawasan Pantai Jakat Kota Bengkulu. Usai berdoa, aksi dilanjutkan dengan berorasi sambil membentang poster yang isinya meminta presiden Jokowi untuk meninjau kembali pemberian remisi kepada Susrama.

Selanjutnya, lima orang jurnalis Agung Okiarlis mewakili Jurnalis TV, Firmasyah mewakili jurnalis online, Heriandi Amin Radio, Chandra Hadinata mewakili koran lokal dan Marliansyah mewakili koran nasional menuju laut dan melakukan tabur bunga di Samudra Hindia sebagai simbol protes terhadap kasus pembunuhan Prabangsa yang dibuang ke laut.

Koordinator aksi yang juga Kepala Bidang Advokasi AJI Bengkulu Firmasyah Tasril mengatakan, pemberian remisi menjadi 20 tahun penjara melalui Keputusan Presiden itu mengancam kemerdekaan pers.

“Kami menolak keras remisi itu,” tegas Firmansyah di Bengkulu Sabtu 26 Januari 2019.

Selengkapnya..

Media Online Lokal Bukan Kompetitor

Bandar Lampung – Hadirnya media online lokal bukan untuk menjadi kompetitor media mainstream, namun sebagai media pelengkap dalam menyajikan informasi-informasi lokal daerah dengan konten-konten berita yang lebih menarik dan proporsional. Di samping itu, penyajian informasi lokal daerah lebih lengkap, mendalam dan analitis (in depth news).

“Setelah mengikuti acara ini, media online lokal diharapkan mengilhami pengetahuan tentang bagaimana menyajikan konten-konten menarik dalam membentuk platform media online-nya,” kata Ketua Aliansi Jurnalis Indpenden (AJI) Bandar Lampung, Padli Ramdan di hari akhir workshop di Hotel Whiz Prime, Jl Ahmad Yani No.21 Tanjung Karang, Bandar Lampung, Sabtu (6/8/2016).

Sementara itu, Pemateri Sabine Torres pada sesi akhir juga menuturkan, jika ingin media online mudah diingat dan dikenal publik serta berada dalam posisi strategis di mesin pencarian (google), maka ada ketentuan, prosedur serta trik-trik yang harus dilakukan.

“Saya berharap, semua pengetahuan yang telah diberikan, dapat diimplementasikan dalam media online anda,” terangnya dalam Bahasa Inggris.

Workshop yang selesai digelar selama 2 hari itu memaparkan tentang Editorial Strategy, Marketing Strategy dan Technical Strategy. Kegiatan pun ditutup dengan pengabadian momen dengan foto bersama. [**]

 

Penulis:
Aji Asmuni – Bidang Organisasi AJI Bengkulu