Buku: Assesment Report Fear, Trauma anda Local Journalist

International reporting on conflicts, such as those in Yemen and Afghanistan, are increasingly the result of work done primarily by local journalists. Foreign news bureaus have been closed and fewer international correspondents report on these conflicts as they are deemed simply too dangerous to send in internationals. This comes at a price. 95 per cent of journalists killed in armed conflict are locally based journalists (UN News, 2015).

While there has been increasing focus on the physical and digital safety issues these journalists face, there has been less attention towards the need for psychosocial support. Addressing psychosocial needs of local journalists must become a higher priority to better provide for their well-being as they are impacted by psychologically traumatizing events happening around them. The context of local journalists in covering such events is very different from their international correspondent colleagues.

This paper will discuss the cross-country lessons, as well as the challenges, surrounding psychosocial issues as part of the holistic theme of safety of journalists. Researchers have shown how journalists, particularly war correspondents, are affected by the work they do (Feinstein et al., 2002).

But there has been little examination of the effects on local journalists or fixers for international media who live and work covering violence, conflicts or disasters that impact them directly (for exceptions see Feinstein, 2012; Feinstein et al., 2015).

This paper will look at how trauma support considered mainstream in Western countries might be adapted for local journalists, examples of psychosocial support that have been used in different contexts such as the Middle East, Asia and Latin America and offer considerations in conducting further research into this area moving forward.

Unduh Buku

Buku: Menjaga Langit Biru

Tema “pembangunan berkelanjutan” menjadi topik menarik karena menjadi kepedulian masyarakat internasional. Ada kebutuhan besar untuk menerapkan konsep pembangunan ekonomi tanpa membahayakan sumber daya alam agar generasi mendatang bisa
memenuhi kebutuhannya. Ini juga menjadi inisiatif global yang tertuang dalam Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan, yang diadopsi negara anggota PBB pada 2015 lalu.

Bagi Sekolah Jurnalisme AJI (Aliansi Jurnalis Independen), merupakan kesempatan yang berharga bisa bekerja sama dengan The Global Reporting Initiative (GRI) dan didukung oleh State Secretariat for Economic Affairs, Economic Cooperation and Development (SECO), dalam program Training for Journalist Storytelling for Creating Public Demand for Corporate Accountability through Sustainability Reporting ini. Sesuai temanya, pelatihan ini berfokus pada peran perusahaan dalam soal pembangunan berkelanjutan itu.

Kegiatan ini merupakan rangkaian aktivitas dengan sasaran utama adalah jurnalis dari sejumlah kota di Indonesia. Programnya meliputi pelatihan di 3 Kota, yaitu di Gorontalo, Bandung, dan Balikpapan. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan kapasitas jurnalis dalam menulis dan melaporkan tentang pelaporan dan praktik laporan berkelanjutan perusahaan, terutama dalam isu sosial, lingkungan, dan ekonomi.

Usai pelatihan, sebagian dari jurnalis itu mendapatkan beasiswa untuk melakukan liputan. Untuk membantu “proses belajar” selama di lapangan, ada mentoring oleh wartawan senior. Mentoring diberikan sejak dari proses perencanaan, peliputan, dan penulisannya. Hasil karya para jurnalis yang mendapatkan beasiswa itu kemudian dituangkan menjadi buku yang kini berada di tangan Anda.

Unduh Buku

Buku: South East Asia Media Freedom Report 2018

Buku ini berisi tentang laporan mengenai impunitas, keselamatan dan kondisi kerja jurnalis di Asia Tenggara 2018 yang dirangkum oleh IFJ. Laporan ini meliputi negara Indonesia, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste.

Unduh buku

Buku: Bicara Kesetaraan Gender dari Sumatera hingga Papua

Buku digital ini berisi tentang kumpulan hasil liputan peserta keberagaman gender dalam dunia kerja yang dilakukan 2018. Liputan-liputan ini hasil kontribusi dari pelbagai media online dan TV di Indonesia.

Dalam sebuah survei menyebutkan, dalam dunia kerja umumnya masih terdapat diskriminasi gender. Mulai dari persoalan pengupahan hingga pelecehan seksual. Buku ini bercerita tentang kenyataaan dalam dunia kerja dan diskriminasi di dalamnya, mulai dari sektor perkebunan hingga pendidikan.

Unduh Buku

Laporan Tahunan AJI 2017- Hantu Senjakala dan Intimidasi

Buku ini berisi laporan Aliansi Jurnalis Independen mengenai Hantu Senjakala dan ancaman intimidasi terhadap jurnalis di Indonesia pada tahun 2017.

HANTU SENJAKALA DAN INTIMIDASI
Laporan Tahunan AJI 2017

PENULIS:
Abdul Manan, Joni Aswira

PENYUMBANG BAHAN:
Abdul Manan, Joni Aswira, Hesti Y. Murthi, Alousius Wisnu Wardhana,
Bayu Wardana

EDITOR:
Suwarjono

DITERBITKAN OLEH
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, 2017
Jl. Kembang Raya No. 6, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat
Telp. +62 21 3151214, Fax. +62 21 3151261
Website : www.aji.or.id
Email: sekretariat@ajiindonesia.or.id
Twitter : @AJIIndonesia
Fb : Aliansi Jurnalis Independen

DOWNLOAD
Laporan Tahunan AJI 2017- Hantu Senjakala dan Intimidasi