Ini Langkah Awal AJI Gandeng Media Online Lokal Untuk Eksplorasi Lokalitas

Praktisi Media Online Lokal di Indonesia, diharapkan lebih mengeksplore informasi lokal secara mendalam, detail dan menarik. Terlebih setelah mengikutiWorkshop ‘Membuat Konten Bagi Media Online Lokal’. Ini diungkapkan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung,  Padli Ramdan di Hotel Whize Prime, Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung.

Dilanjutkannya, karena selama ini masyarakat untuk mencari informasi lokal, misal komoditi pertanian seperti kakao, kopi, jarang sekali didapatkan. Yang didapat hanya informasi sebatas  data-data statistik.

“Diharapkan dengan adanya pelatihan ini media lokal bisa lebih mengemas informasi lokal yang lebih panjang, menarik dan lebih rinci (Informatif). Bukan cuma data statistik yang mati,” lanjutnya.

Yang pasti, sambungnya lagi, workshop ini sebagai langkah awal bagi praktisi media lokal online bagaimana membuat konten-konten media yang menarik yang memiliki nilai jual lokalitas. Dan hal ini dikoordinir oleh AJI untuk kemudian disebarkan ke jejaring berita seperti Babe, Kurio yang selama ini mencari konten-konten lokal yang menarik. “Karena selama ini info-info menarik di lokal daerah ini tertutup dengan isu nasional,” tutupnya.

Workshop yang diselenggarakan AJI Bandar Lampung dan Independen.id juga didukung AJI Indonesia – D&P Canada – CFI France, Jumat, (5/8/2016) dan Sabtu (6/8/2016). Workshopdiselenggarakan secara pararel di kota lainnya seperti Yogyakarta, Purwokerto, Denpasar dan Malang. Masing-masing kota penyelenggara dilaksanakan selama dua hari dan selaku trainer adalah Sabine Torres, pendiri dan Direktur Dijonscpoe.com France. Di Lampung, pesertaworkshop dihadiri 15 orang yang merupakan kalangan jurnalis dari berbagai media online lokal setempat termasuk 2 orang diantaranya dari Jurnalis Online di Provinsi Bengkulu.[**]

 

Penulis

Aji Asmuni – Anggota Bidang Organisasi Aliansi Jurnalis Independen Bengkulu

Posted in Berita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *